Race maraton besar sudah di depan mata. Ikuti tips dari para atlet ini untuk sempurnakan persiapanmu. 

Dengan latihan berminggu-minggu dan harapan yang sudah kamu investasikan pada suatu race besar, tentunya kamu ingin tiba di garis start dengan tubuh sehat dan perasaan tenang, siap memberikan yang terbaik. Agar persiapanmu makin sempurna, kamu bisa ikuti tips dari para atlet ini. 

Oliva Sadi,  Podium 1 Jakarta Marathon 2017 kategori Maraton Nasional

-Tidak latihan keras
Saat hari race sudah semakin dekat, tidak ada gunanya latihan makin keras. Ini malah berpotensi menyebabkan cedera. Alih-alih lakukan tapering sesuai program.

-Jaga stamina
Yang penting dilakukan di hari-hari mendekati race adalah jaga stamina, misalnya dengan fokus di peregangan otot. Tujuannya agar saat berlomba tidak menemukan kendala seperti kram kaki.

-Cukup istirahat
Ini sangat penting. Dengan istirahat, tubuh punya kesempatan memulihkan diri dan menjadi lebih kuat agar kamu bisa memberikan yang terbaik di hari race.

-Enjoy saja
Tips ini terutama penting untuk virgin marathon. Race maraton pertama memang bisa bikin gugup. Tapi daripada memikirkan kegugupan tersebut dan malah bisa mengacaukan persiapan, lebih baik fokus pada enjoy the race. Kuncinya, tidak terbebani dengan jarak maraton yang jauh, tidak terlalu memaksakan diri, dan jeli  membaca tanda dari tubuh, apakah  mampu atau tidak.

Endro Lung,  Podium 3 Jakarta Marathon 2017 kategori Maraton Nasional

-Jangan mepet siapkan perlengkapan
Ini  meliputi sepatu dan pakaian. Gunakan sepatu yang cocok dan sudah pernah dipakai long run agar benar-benar sesuai saat dipakai pada race day. Untuk pakaian, kenakan pakaian yang nyaman dan tidak terlalu merepotkan saat suhu saat race mulai panas. Jangan mepet menyiapkan ini semua agar pikiranmu tenang dan kamu bisa fokus berlomba.

-Siapkan tools hiburan
Bagi saya, mendengarkan musik saat race penting karena ini bertindak sebagai hiburan terutama di kilometer-kilometer tertentu di mana saya akan merasa jenuh. Tapi, pastikan tools-nya tidak merepotkan.

-Oleskan pelembab
 Keringat membuat gesekan tubuh dengan pakaian makin intens dan hal ini bisa berujung pada timbulnya lecet. Karena itu, saya selalu oleskan pelembab pada bagian tubuh yang mudah lecet, seperti ketiak, jari kaki, dan selangkangan.

-Siapkan juga pakaian ganti
Orang cenderung melupakan apa yang perlu dilakukan setelah race. Memang, sih, setelah finish, kegembiraan bisa menamatkan race kerap membuatmu lupa yang lainnya. Padahal dalam kondisi baju (dan mungkin sepatu) basah karena keringat, yang terbaik dilakukan adalah ganti baju dan sandal. Baru deh, lakukan selebrasi.