Gabungan sempurna kecepatan dan ketahanan.

Brooks yang didirikan 1914 bermula dari merek sepatu untuk berbagai cabang olahraga. Baru tahun 2001, Brooks memfokuskan pada sepatu lari performa tinggi. Sejak itu, merek ini mendapat tempat tersendiri di hati penggiat lari dan pelari elite. Salah satu pelari elite Brooks, Desiree Linden, berhasil menjadi juara Boston Marathon 2018 dalam kondisi cuaca hujan deras berangin dengan mengenakan sepatu Brooks yang saat itu masih merupakan prototipe.

Launch 5 adalah seri terbaru Brooks yang ditujukan untuk pelari berpronasi netral. Sepatu dengan bobot 213 gram untuk pria dan 177 gram untuk wanita ini punya tiga keunggulan:

1/ Responsif
Kemampuan Brooks Launch 5 untuk bisa memantul datang dari bantalan midsole-nya yang disebut BioMoGo DNA. Teknologi sistem bantalan (cushioning system) ini secara unik bisa beradaptasi terhadap berat badan, pace, dan permukaan lari. Ini berlawanan dengan sistem bantalan tradisional yang pendekatannya satu-ukuran-cocok-untuk-semua. Bahan pembuatnya didesain untuk bekerja pada level molekuler sehingga mampu beradaptasi secara spesifik terhadap tekanan yang dihasilkan pelari.

Hasilnya, kemampuan adaptif yang tidak hanya di tumit dan kaki bagian depan, melainkan di sepanjang kaki bagian tengah. Adaptif = bisa memantul lebih tinggi = lebih banyak pengembalian energi = lebih responsif.

2/ Transisi lebih cepat
Ada fitur Midfoot Transition Zone yang didesain agar kaki bisa berpindah dari tumit ke jari dengan lebih cepat. Perpindahan yang lebih cepat = langkah kaki yang lebih banyak = cadence yang lebih efektif = pace yang lebih cepat.

3/ Ringan dan pas
Bagian atas Brooks Launch 5 sudah terbuat dari mesh yang ringan dan breezy. Ini membuat kaki bisa bernapas dengan lebih nyaman, bahkan terasa tidak seperti memakai sepatu.

Belanja koleksi Brooks Launch 5 di sini.